Langka, Mercedez Benz OH-1634 L V8 dari KAP Group



Mercedez Benz OH-1634 dari KAP Group
Bus Mercedez Benz OH-1634 L V8
KEMENBUS - Sahabat BISMANIA, terimakasih sebelumnya karena tanpa sahabat sekalian Kemenbus tidak akan seperti sekarang ini. Banyak DM yang request ini-itu untuk mimin bahas, nah yang terbanyak menurut mimin request tentang chassis Mercedes-Benz OH1634L V8. Chassis ini hadir sekitar pada tahun 1996, masuk Indonesia secara Completely Built Up (CBU). Adalah KAP Group yang memesan khusus setelah ditawari oleh dealer Mercedes-Benz, PT Bintang Cosmos di Medan saat itu. Pada awalnya hanya 8 unit saja yang masuk, namun karena minat pelanggan sangat bagus jadi ditambah lagi 12 unit. Jadi total ada 20 unit OH1634L ini di Indonesia, dan hanya KAP Group saja yang memiliki chassis ini. Lalu KAP Group memasukkan chassis ini ke karoseri Rahayu Santosa dengan model Setra yang memang menjadi tren pertengahan 1990an.

Pada masanya bus ini bisa dibilang yang terbaik di Indonesia, karena dibandingkan dengan chassis lain saat itu yang hanya mempunyai tenaga sekitar 180-240 hp saja. Nah sedangkan untuk OH1634L ini mampu memiliki tenaga 340 hp yang dihasilkan dari mesin OM442A dengan konfigurasi V8 berkapasitas 11000 cc twin turbo. Chassis ini juga merupakan pionir chassis yang menggunakan air suspension serta sistem pengereman ABS + retarder. Waaa kalau diajak kebut saat itu bus ini memang tidak ada lawannya, sudah begitu ditambah suspensi yang sangat empuk menjadikan bus ini sebagai primadona penumpang yang ingin berpergian Aceh-Medan PP. Maka tak heran jika bus ini dinamakan Megatrend, dan ternyata nama itu malah melekat dihati para penumpang. Dan semenjak 1996 bus ini sudah berganti body sebanyak tiga kali loh, yang terakhir terbaru sekarang menggunakan Laksana Legacy Sky SR1, Skyliner RS, Jetliner RS.

Bagaimana sahabat?? Mantep ya bus aja ada versi V8 nya, gimana ga kenceng coba.hehehe. Jangan lupa untuk LIKE & FOLLOW ya sahabat, SHARE juga informasi ini untuk dapat memberikan manfaat dan juga hiburan kepada banyak orang.
Salam, Kemenbus.
Terimakasih.

Artikel Terkait

Previous
Next Post »